Nasional, Jakarta - Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan ia tidak mengetahui secara rinci mengenai dana kampanye yang digunakannya. "Ada yg secara khusus mengelola dana kampanye itu," kata Agus seusai berdiskusi dengan penduduk Semanan, Kali Deres, Jakarta Barat, 16 Januari 2017. Ia yakin dana kampanye itu dikelola secara transparan akuntabel dan semuanya bisa dibuktikan dengan baik.
Agus mengatakan ia hanya fokus pada strategi untuk memenangkan hati dan pikiran masyarakat. "Bergerilya di lapangan dan juga menghadiri kegiatan penting untuk meningkatkan elektabilitas." Oleh karena itu, ia menekankan kepada tim pemenangannya agar terbuka dan transparan sejak proses kampanye.
Baca: Demo FPI, Rizieq Shihab Cs Terhalang Kabel dan Ranting
Menurut Agus, hasil tidak berbanding lurus dengan dana yang dikeluarkan. "Tentu semua tak ditentukan dari jumlah logistik dan dana kampanye." Logistik, kata dia, merupakan salah satu strategi dari banyak faktor. "Bagi saya itu dilakukan secara proposional sesuai kebutuhan dan jangan sampai mengaburkan tujuan utamanya."
Seperti diberitakan, pasangan calon gubernur DKI Agus-Sylviana Murni, diterpa isu miring. Badan Reserse Kriminal Mabes Polri mengusut dugaan korupsi pembangunan Masjid Al-Fauz di kantor Wali Kota Jakarta Pusat. Pembangunan masjid baru terlaksana saat era Sylviana pada 2010. Sylviana pernah menjabat Wali Kota Jakarta Pusat periode 2008-2010. Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah telah dipanggil penyidik Bareskrim untuk kasus ini.
Politisi Partai Demokrat Dede Yusuf menilai isu miring yang menerpa pasangan Agus-Sylviana sebagai upaya menurunkan pamor. Hal ini menurut dia wajar terjadi menjelang pemilihan umum dimulai. "Yang terkena downgrading itu berarti memiliki elektabilitas yang baik. Makanya di-downgrade (diturunkan)," kata Dede saat ditemui di Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis, 12 Januari 2017.
Dede yakin isu itu tidak akan berpengaruh pada Sylviana. "Itu terjadi, memang awal kegiatan itu saat dia menjabat sebagai wali kota, tapi pelaksanaannya kan pas beliau sudah tidak jadi wali kota.”
Upaya downgrading, kata Dede juga dilakukan pada Agus Yudhoyono dalam video konsep hunian terapung. Agus sempat menjelaskan mengenai hunian terapung bisa menjadi solusi banjir tanpa harus menggusur permukiman penduduk. Namun penjelasannya itu tampak terputus-putus sehingga dijadikan bahan olok-olok netizen.
ENDRI KURNIAWATI | AMMY HETHARIA | EGI ADYATAMA
Baca juga:
Menag Lukman: Jangan Teruskan Sikap Menolak Kedatangan Tokoh
0 Response to " Soal Daya Kampanye, Agus: Saya Tidak Mengetahui Rinci "
Posting Komentar